Isyarat Bahasa Tubuh


Bagaimana sih cara memprediksi isyarat atau tindakan tubuh yang populer "menurut para ahli"... kalian harus percaya bahwa setiap interaksi pasti ada bahasa tubuhnyakan ?! inilah yang perlu kita perhatikan apa maksudnya.. apa mau bohong ? atau malu ? sedih ? kecewa ? senang ? gembira ?

  • Kepala Terangkat = posisi ini merupakan posisi sikap netral terhadap apa yang sedang didengarnya.

  • Menyibakkan rambut = biasanya sih perempuan yang melakukan hal ini. Biasanya ini dilakukan untuk mencari perhatian lawan jenisnya.

  • Kepala miring ke satu sisi = ini merupakan respon yang menunjukkan adanya ketertarikan dengan lawan bicara, atau tertarik dengan suatu obrolan. 

  • Kepala Nunduk = posisi ini mengisyaratkan hal yang negatif, bisa saja menunjukkan menghakimi lawan bicaranya. 

  • Menggaruk Leher = tanda-tanda keraguan atau ketidakpastian , sementara orang menarik-narik leher baju bila mereka berbohong dan menduga bahwa hal itu telah diketahui. Mungkin gerakan ini juga dipakai seseorang merasa frustasi atau marah dan merasa butuh untuk menarik baju bagian leher yang berupaya ntuk memperoleh udara segar  

  • Dua Tangan di Bagian Kepala = ciri-ciri khas para profesional atau orang yang merasa percaya diri, dominan atau superior tentang suatu hal 

  • Memasukkan Jari ke Mulut = ini memungkinkan gerakan isyarat yang nunjukin seseorang sedang dalam tekanan. Posisi ini merupakan pencerminan kebutuhan orang tersebut akan rasa aman. 

  • Menghela Nafas = Posisi ini menunjukkan bahwa dia sedang bosan dengan materi pembicaraan. tipsnya secepat mungkin mengakhiri topik pembicaraan dan tentunya cari topik pembicaraan baru yang lebih menarik. 

  • Berbicara Menyamping = HATI-HATI !! lawan biacaramu mulai ingin segera lepas dari kamu 

  • Berbicara dan Menatap Tajam Anda = lawan bicara sedang mencoba membaca maksud bahasa tubuh kamu terutama kejujuran dari jawaban dan setiap kalimat.  

  • Berbicara dan Melihat Dari Atas ke Bawah = tindakan ini berarti si lawan bicara sedang menilai fisik kamu, kepribadian dan ingin mencari tahu lebih tentang latar belakang kamu. tips tetap konsentrasi dengan pembicaraan dan jangan terpancing untuk mengeluarkan potensi kepribadian dan latar belakang kamu kecuali dia bertanya duluan

  • Berdehem sebelum mulai bicara = menunjukkan sedang berpikir atau mencari ide untuk suatu pertayaaan 

  • Bertolak Pinggang = posisi ini menunjukkan sikap yang terlalu percaya diri, arogan, dan sombong 

  • Duduk Tegak = ini nunjukin sikap terbuka dan tertarik tentang apa yang dikatakan lawan bicara 

  • Tangan di Atas Meja = kedua tangan saling memegang diatas meja nunjukin bahwa dia menginginkan pembicaraan cepet selesai. 

  • Menggoyang-goyangkan Kaki dengan Cepat = kemungkinan posisi ini nunjukin si dia sedang grogi, tidak tenang 

  • Memasukkan Tangan Dalam Saku = ini seringkali digunakan untuk menenangkan perasaannya atau berusaha menenangkan situasi ligkungannya dengan baik.

Semoga informasi ini bisa sedikit membantu. selamat mencoba yah :)


sumber : http://catatansibeti.blogspot.com/

Continue >>>

BAHASA TUBUH ORANG YANG BOHONG!!!



     Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah berbohong baik itu yang disebut "bohong putih" atau pun bohong dalam arti sebenarnya. Bohong adalah sifat yang menampakan sesuatu yang tidak sebenarnya. Sebenarnya apakah bisa kita melihat orang yang berbohong . . .   
     Ada beberapa perilaku yang tampak dari rang yang berbohong. Menurut Mehrabian, pada umumnya pembohong lebih sedikit bergerak dibanding orang yang berkata jujur. Sementara pendapat lain dikemukakan oleh Foster dkk, pembohong diam lebih lama sebelum menjawab dan menggunakan jeda lebih lama selama berkomunikasi. Selain tanda-tanda tersebut ada tanda yang lebih umum (universal) saat orang berbohong.



1. Menutup Mulut

     Orang yang berbohong biasanya akan menutup mulut secara refleks. Coba saja kalian amati orang yang berbicara serius. jika di antara mereka tidak ada yang secara tiba-tiba menutup mulut maka sangat dimungkinkan tidak ada pembicaraan yang bohong. Tapi jika di antara mereka tiba-tiba menutup mulut maka mungkin adanya kebohongan di pembicaraan mereka.


2. Mengusap Bagian Hidung
     
     Gerak refleks ini terkesan cukup halus dibanding menutup mulut. Biasanya, orang mengusap hidung dengan tangannya secara samar dan lambat. Namun ini bukan hal mutlak untuk mendeteksi kebohongan. Bisa saja karena gatal atau mencium bau yang tidak enak. Gerakan ini bisa disamarkan dengan menutup mulut (dengan sentuhan cepat mengusap hidungnya)






3. Memalingkan Mata
     Biasanya, orang yang sedang berbohong, matanya selalu berusaha berpaling, tidak pernah fokus melihat sesuatu. Gerakan ini dapat disamarkan dengan berpura-pura gatal di daerah mata yang sebenarnya tidak gatal. Gerakan lainnya yaitu mengedip dengan cepat. Mata orang berbohong selalu berkedip dengan cepat dan spontan diiringi dengan gerakan tangan.


4. Memalingkan Wajah
     Gerakan memalingkan wajah adalah gerakan spontan yang diperintahkan otak untuk melempar sebuah kebohongan. Sebenarnya gerakan ini berkaitan dengan orang yang menggosok mata. Namun hal ini juga bukan tanda yang mutlak karena mungkin saja orang tersebut sedang berbicara dengan orang yang lebih tua sehingga menundukkan kepalanya, atau mungkin orang tersebut pemalu atau selalu bersifat rendah diri. hal tersebut tidak bisa dijadikan tanda kebohongan.



5. Menggaruk Leher
    Secara spontan, orang yang berbohong akan menggaruk lehernya karena syara di lehernya terasa gatal, namun hal ini belum jelas penelitiannya. Ketika kalian melihat orang yang memalingkan wajah, matanya berkedip-kedip, dan menggaruk leher maka tanda-tanda kebohongan sudah cukup kuat.




sumber : Horriyah. Cara Mudah Membaca Pikiran Orang dari Tafsir Bahasa Tubuhnya. 2010
Continue >>>

PENGGUNAAN DATABASE UNTUK PSIKOLOGI


    Perkembangan teknologi saat ini sudah sangat berkembang dan membantu kemajuan penyebaran ilmu psikologi, seperti yang sudah dijelaskan pada postingan saya sebelumnya. Berikut ini adalah salah satu contoh lagi penggunaan teknologi dalam bidang psikologi, yaitu bagaimana manfaat membangun database untuk menyimpan data-data yang berhubungan dengan administrasi psikologi. 


A. Pengertian Database

Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Database juga merupakan representasi kumpulan fakta yang saling berhubungan disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Untuk singkatnya, Database merupakan sekumpulan informasi yang saling berkaitan pada suatu subjek tertentu pada tujuan tertentu pula

Database terbentuk dari sekelompok data-data yang memiliki jenis/sifat sama. Contohnya : data mahasiswa, data dosen, dll. Demikian juga, kumpulan dari data-data mahasiswa, data-data dosen, data-data keuangan dan lainnya dapat dikumpulkan lagi menjadi kelompok besar, misalkan data-data politeknik elektronika.

Bahkan dalam perkembangannya, data-data tersebut dapat berbentuk berbagai macam data, misalkan dapat berupa program, lembaran-lembaran untuk entry (memasukkan) data, laporan-laporan. Kesemuanya itu dapat dikumpulkan menjadi satu yang disebut dengan database. Untuk menyimpan informasi yang ada dalam Database diperlukan table. Jadi Database secara mudah dapat digambarkan sebagai kumpulan dari tabel-tabel yang saling berelasi dan membentuk suatu tujuan tertentu.

Berikut ini istilah yang dipergunakan dalam Database : 
  • Database : Sekumpulan data yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan.    
  • Data        : fakta-fakta yang dapat disimpan dan mempunyai arti tertentu.  
  • Tabel       : Tempat untuk menyimpan data, tabel terdiri dari field dan record   
  • Record   :disebut juga dengan baris, yaitu satu bagian informasi yang disimpan dalam tabel, misal data seorang mahasiswa akan disimpan dalam satu record yang terdiri dari beberapa kolom/field.  
  • Field     : disebut juga dengan kolom, yaitu bagian tabel tempat menyimpan sebuah item data.   
  • Primary Key : Field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa field yang menjadi kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama, dengan kata lain Primary Key menjadikan tiap record memiliki identitas sendiri-sendiri yang membedakan satu sama lainnya ( unik ). Primary Key berguna saat menampilkan record hasil pencarian ( searching ), pengurutan dan proses penampilan data dan lainnya berlangsung lebih cepat.  
  • Query    : Merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language ( SQL ).  
  • SQL     : Structured Query Language adalah bahasa yang digunakan untuk mengakses basis data yang tergolong relasional. Standar SQL mula-mula didefinisikan oleh ISO ( International Standards Institute ) yang dikenal dengan sebutan SQL86.
    B. Tujuan Dari Desain Database

    Tujuan dari desain database adalah untuk menentukan data-data yang dibutuhkan dalam sistem, sehingga informasi yang dihasilkan dapat terpenuhi dengan baik. Database yang sudah masuk dalam suatu media penyimpanan tidak akan pernah bisa diakses tanpa adanya suatu perangkat lunak aplikasi yang familiar dengannya, misalkan saja perangkat lunak aplikasi yang berbasis database.


    C. Penggunaan Access

    Database dapat dibuat dan diolah dengan menggunakan suatu program komputer, yaitu yang biasa kita sebut dengan software (perangkat lunak). Software yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) database disebut Database Management System (DBMS) atau jika diterjemahkan kedalam bahasa indonesia berarti "Sistem Manajemen Basis Data". DBMS adalah sebuah program yang memiliki fasilitas penyimpanan dan pemanggilan struktur informasi pada sistem komputer. Microsoft Access adalah salah satu dari Relasional Database Management System (DBMS).

    Database pada Access lebih dari sekedar data. Selain tabel, sebuah file database Access juga berisi bermacam-macam obyek database yang lain. Selain tabel, sebuah file database Access juga berisi bermacam-macam obyek database yang lain diantaranya: 
    • queri untuk mengorganisasi data, 
    • forms untuk berinteraksi dengan data pada layar,
    • reports untuk mencetak hasil, 
    • macros & program Visual Basic untuk memperluas fungsionalitas aplikasi database. Semua obyek ini disimpan dalam file <filename>.mdb.
      Ms. Access adalah Database Storage Engine buatan dari Microsoft yang menempel di produk Microsoft Office. Untuk instalasinya membutuhkan space di hardisk yang lumayan besar. Engine ini hanya bisa dijalankan di lingkup sistem operasi Windows saja. Kapasitas datanya sangat terbatas sehingga hanya cocok jika diaplikasikan untuk small system ato home bisnis. Untuk keamananya tidak begitu bisa dihandalkan walaupun sudah mengenal konsep relationship.


      Kelebihan dan Kekurangan Ms. Access :

      • Microsoft Access kurang begitu bagus jika diakses melalui jaringan sehingga aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh banyak pengguna cenderung menggunakan solusi sistem manajemen basis data yang bersifat klien atau server.
      • Salah satu keunggulan Microsoft Access dilihat dari perspektif programmer adalah kompatibilitasnya dengan bahasa pemrograman Structured Query Language (SQL). Para pengguna dapat mencampurkan dan menggunakan kedua jenis bahasa tersebut (VBA dan Macro) untuk memprogram form dan logika dan juga untuk mengaplikasikan konsep berorientasi objek.
      D. Manfaat Database bagi Sistem Informasi & Psikologi

      Ada beberapa manfaat database bagi sistem informasi diantaranya :

      1. Sebagai komponen utama atau penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi
      2. Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.
      3. Mengatasi kerangkapan data (redundancy data)
      4. Menghindari terjadinya inkonsistensi data
      5. Mengatasi kesulitan dalam mengakses data
      6. Menyusun format yang standar dari sebuah data.
      7. Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser).
      8. Melakukan perlindungan dan pengamanan data. Setiap data hanya bisa diakses atau dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login dan password terhadap masing-masing data.
       
      Penggunaan teknologi database bermanfaat menghemat waktu dan biaya karena dengan database yang terkomputerisasi. Kita bisa banyak menyimpan informasi seperti mencetak, memuat, menampilkan data yang akurat, memudahkan pengaksesan data, mengisolasi data untuk di standarisasikan, mengurangi redundasi data dan inkonsistensi. Dan apabila desain yang dibangun tidak cermat dapat menyebabkan hilangnya data yang di butuhkan, data yang tidak konsisten, proses update yang lambat dan lain-lain.



      Jadi, pembuatan database dalam dunia psikologi sangat memudahkan user untuk pencarian data yang dibutuhkan, seperti seorang HRD yang ditugaskan memberikan penilaian kepada salah satu karyawan maka ia harus melihat data-data terdahulu yang disimpan pada database "DATA KARYAWAN", yang mungkin saja berisi nama, alamat, nomor pegawai, hasil tes psikologi terdahulu, dan sebagainya. Dengan adanya database tersebut, user hanya membutuhkan satu PRIMARY KEY untuk mendapatkan data yang dibutuhkan, sehingga tidak terjadi data ganda.

      Seorang psikolog pun bisa menyimpan data-data tes psikologi kliennya beserta data pribadinya untuk digunakan dikemudian hari. Seperti konselor pendidikan yang akan memberi penilaian kepada murid-murid, maka ia akan mengambil data-data yang dibutuhkan dari database tersebut.

      Keuntungan membuat database, seperti yang telah dijelaskan, sangatlah banyak dan mampu memudahkan user untuk mengambil data yang dibutuhkan. Namun pembuatan database tersebut haruslah sangat cermat karena jika tidak akan menyebabkan kerancuan data yang tersimpan, proses pengambilan yang lambat, dan bahkan hilangnya data yang dibutuhkan. Oleh karena itu, secanggih-canggihnya teknologi tidak akan luput dari human error, maka minimalkan kesalahan tersebut dan tetaplah open minded terhadap kemajuan teknologi





      DAFTAR PUSTAKA :

      http://bowoblog.wordpress.com/2009/05/26/definisi-basis-data-database/

      http://www.scribd.com/doc/30914906/Pengertian-Database

      http://ktiara92.blogspot.com/2010/04/4manfaat-database.html
      http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2068242-manfaat-database/
      lecturer.eepis-its.edu/~tessy/lecturenotes/db1/Bab1.pdf

      Gemilang,Route.2008.Pengantar Teknologi Informasi.Institut Teknologi Sepuluh November
      Continue >>>

      PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PSIKOLOGIS MANUSIA


      Pesatnya kemajuan teknologi saat ini memberi pengaruh yang sangat besar bagi generasi muda saat ini. Alat-alat teknologi saat ini yang banyak disenangi oleh kalangan anak-anak antara lain televisi/media perfilman, handphone, MP4 Player, game console, dan tentunya komputer. Dalam kesempatan ini saya akan membahas bagaimana pengaruh yang dapat diberikan karena banyaknya alat-alat canggih yang dijejalkan bagi anak-anak, khususnya komputer.



      Sepertinya komputer sebagai salah satu benda wajib bagi setiap anak (terutama bagi kita yang mahasiswa ini). Namun apakah Anda tau apa bahayanya jika anak terlalu dibebaskan bermain komputer terlalu lama.... Beberapa dampak negatifnya antara lain :

      • Pengaruh buruk dari Games Komputer. Salah satu contoh pengaruh buruknya adalah dari kemungkinan anak, kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orangtua, anak 'mengkonsumsi' games yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas. Banyak pakar pendidikan mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.

         
      • Pengaruh buruk  lewat internet. Mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet. Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah berselancar di internet.

         
      • Pengaruh Buruk Terlalu Sering Bermain Komputer. Kecanduan bermain komputer ditengarai memicu anak menjadi malas menulis, menggambar atau pun melakukan aktivitas sosial.


        Kecanduan bermain komputer bisa terjadi terutama karena sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain komputer. Seharusnya, menurut Rizal, orangtua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu bermain komputer. Misalnya, anak boleh bermain komputer sepulang sekolah setelah selesai mengerjakan PR hanya selama satu jam. Waktu yang lebih longgar dapat diberikan pada hari libur.

        Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orangtua, setidaknya sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.
      * Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain komputer.

      * Selain itu juga pihak sekolah harus ikut andil dalam memberikan pengarahan terbaik agar siswa/siswi dapat mempergunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke arah yang positif.

      * Pemerintah sebagai pengendali semua sistem penyedia Informasi harusnya lebih aktif dalam mengontrol penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Generasi Anak Bangsa.



      Sebenarnya pengaruh negatif ini pun bisa timbul di usia dewasa seperti kita, misalnya kita menjadi malas, kecanduan, insomnia, obesitas, anti sosial karena menjadi jarang bergaul di dunia nyata. Bahkan di beberapa kasus, seseorang justru lebih mengenal teman di friendlist akun jejaring sosialnya daripada tetangganya sendiri (orang terdekat di dunia nyata). Selain itu user menjadi sangat tergantung dengan fasilitas yang terdapat pada komputer. Atau sebut saja game pada komputer Anda. Apa pengaruh negatifnya . . . kita menjadi melupakan permainan-permainan tradisional yang dulu saat kecil sering kita mainkan, yang bisa melatih kekompakan, rasa persaudaraan, kerja sama, sportivitas, dll. Tidak menutup kemungkinan anak-anak zaman sekarang lebih mengenal permainan di komputer dari pada permainan tradisional kita. Padahal dari sisi kesehatan, permainan tradisional jauh lebih baik.



      Walau bagaimana pun, tetap saja pengaruh positif yang ditimbulkan dari kemajuan teknologi sama banyaknya dengan pengaruh negatif. Tidak dapat dipungkiri juga bahwa kita sangat membutuhkan alat-alat tersebut untuk membantu dan mempermudah pekerjaan. Bahkan ada saja orang yang rela mengeluarkan duit banyak untuk mendapatkan alat-alat hi-tech untuk mendapat fasilitas yang lebih baik. Karena teknologi tersebut pula mempermudah kita untuk mendapat informasi yang dibutuhkan dan lebih cepat pula karena informasi pun lebih cepat tersebar. Dengan adanya fasilitas internet sungguh sangat membantu kita dalam bertukar dan mendapatkan data (internet menjadi sangat efektif dengan layanan www dan search engine lainnya untuk mendapatkan informasi yang penting dan akurat seperti yang saya lakukan saat ini), media komunikasi (chatting salah satunya), serta sebagai fungsi komunitas (kita bisa temu kangen dengan teman lama, berkomunikasi dengan teman-teman di seluruh dunia, bisa bergabung dengan teman sehobi di dalam forum,dll).



      Begitu banyak yang bisa kita dapatkan dari teknologi saat ini. Untuk mengurangi dampak negatifnya mungkin dengan menyeimbangkan diri dengan dunia nyata dan dunia maya. Jangan gaptek juga dengan pesatnya informasi baru yang masuk dan jangan terlalu tercandu dengan fasilitas yang diberikan, serta bergaul dengan teman sosial Anda yang nyata juga sangat penting.

      Semoga informasi ini bisa berguna untuk adik-adik kita, saudara, teman, anak-anak kita nanti, Anda sendiri . . .

      Mohon komentarnya sebagai masukkan untuk postingan selanjutnya......terima kasih J





      Referensi :

      http://yayang08.wordpress.com/2008/05/07/dampak-internet-bagi-pelajar/

      http://smppgri1bdl.wordpress.com/artikel-tik/dampak-negatif-teknologi-informasi-dan-komunikasi-bagi-pelajar/
      Continue >>>

      Sistem Informasi Psikologi


      Sesungguhnya yang dimaksud sistem informasi tidak harus melibatkan komputer, sistem informasi yang menggunakan komputer biasa disebut sistem informasi berbasis komputer (computer based information system atau CBIS), tetapi dalam prakteknya sistem informasi lebih sering dikait-kaitkan dengan komputer. Berikut beragam definisi sistem informasi :

      1. Turban, McLean, dan Wetherbe (1999)
      Sistem informasi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.

      2. Bodnar dan HopWood (1993)
      Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.

      3. Alter (1992)
      Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah perusahaan.

      Salah satu bentuk dari sistem informasi adalah aplikasi E-commerce. Electronic commerce (EC) merupakan konsep baru yang bisa digambarkan sebagai proses jual beli barang atau jasa padan World Wide Web Internet (Shim, Qureshi, Siegel, Siegel, 2000) atau proses jual beli atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan informasi termasuk Internet (Turban, Lee, King, Chung, 2000).
       
      Kalakota dan Whinston (1997) mendefinisikan E-COMMERCE (EC) dari beberapa perspektif berikut :
      • Dari perspektif komunikasi, EC merupakan pengiriman informasi, produk/layanan, atau pembayaran melalui lini telepon, jaringan komputer atau sarana elektronik lainnya.
      • Dari perspektif proses bisnis, EC merupakan aplikasi teknologi menuju otomatisasi transaksi dan aliran kerja perusahaan.
      • Dari perspektif layanan, EC merupakan satu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen dalam memangkas service cost ketika meningkatkan mutu barang dan kecepatan pelayanan.
      • Dari perspektif online, EC kepasitas jual beli produk dan informasi di Internet dan jasa online lainnya.
      Secara umumnya, E-COMMERCE merupakan aktivitas perdagangan melalui media internet. Saya sendiri memang belum pernah menggunakan EC tetapi dari informasi yang saya dapat, dengan adanya EC ini banyak sekali manfaat atau keuntungan yang dihasilkannya. Antara lain :

      Manfaat e-commerce bagi konsumen :

      • Electronic commerce memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan transaksi lain selama 24 jam sehari sepanjang tahun dari hampir setiap lokasi.
      • Electronic commerce memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan; mereka bisa memilih berbagai produk dari banyak vendor.
      • Electronic commerce menyediakan produk-produk dan jasa yang tidak mahal kepada pelanggan dengan cara mengunjungi banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat.
      • Dalam beberapa kasus, khususnya pada produk-produk yang digitized, EC menjadikan pengiriman menjadi sangat cepat.
      • Pelanggan bisa menerima informasi relevan secara detail dalam hitungan detik, bukan lagi hari atau minggi.
      • Electronic commerce memungkinkan partisipasi dalam pelelangan maya (virtual auction).
      • Electronic commerce memberi tempat bagi para pelanggan untuk berinteraksi dengan pelanggan lain di electronic community dan bertukar pikiran serta berbagai pengalaman.
      • Electronic commerce memudahkan persaingan, yang pada akhirnya akan menghasilkan diskon secara substansial.

      Manfaat e-commerce bagi masyarakat :

      • Electronic commerce memungkinkan orang untuk bekerja di dalam rumah dan tidak banyak keluar untuk berbelanja, akibatnya ini akan menurunkan arus kepadatan lalu lintas di jalan serta mengurangi polusi udara.
      • Elctronic commerce memungkinkan sejumlah barang dagangan dijual dengan harga lebih rendah, sehingga orang yang kurang mampu bisa membeli lebih banyak dan meningkatkan taraf hidup mereka.
      • Electronic commerce memungkinkan orang di negara-negara Dunia ketiga dan wilayah pedesan untuk menikmati aneka produk dan jasa yang akan susah mereka dapatkan tanpa EC. Ini juga termasuk peluang untuk belajar berprofesi serta mendapatkan gelar akademik.
      • Electronic commerce memfasilitasi layanan publik, seperti perawatan kesehatan, pendidikan, dan pemerataan layanan sosial yang dilaksanakan pemerintah dengan biaya yang lebih rendah, dan / atau dengan kualitas yang lebih baik. Layanan perawatan kesehatan, misalnya, bisa menajangkau pasien di daerah pedesaan.

      Kelemahan e-commerce :

      1. Harga pro.duk yang tidak bisa ditawar-tawar

      Hal ini dikarenakan tidak adanya tatap muka antara penjual dan pembeli produk, sehingga tidak memungkinkan dalam melakukan proses tawar-menawar. Sekalipun proses tawar-menawar itu ada, maka yang terjadi bukanlah seperti proses tawar-menawar seperti pada umumnya.
      Seperti yang sering saya lihat di FJB (Forum Jual Beli). Para penjual produk akan memberikan data tentang produk yang akan ditawarkan atau dijual. Mereka juga mempersilakan jika ada orang yang ingin menawar produk mereka. Namun biasanya proses tawar-menawar ini berlangsung cukup lama, sekitar 2-3 hari.

      Mengapa bisa sedemikian lama? Kita kembali ke penjelasan yang telah saya berikan di awal. E-commerce tidak menyediakan sarana atau tempat bagi para penjual dan pembeli produk untuk melakukan proses tawar-menawar. Mungkin kita dapat menggunakan sarana seperti IM (Instant Mesengger), namun itu tidak akan berdampak banyak.

      2. Kondisi produk yang meragukan (baik atau buruk).

      Jika kita ingin melakukan e-buy namun kita tidak pernah melakukan kegiatan tersebut sebelumnya, berhati-hatilah. Karena kita terancam “membeli kucing dalam karung”. Hal ini dapat terjadi karena penjual hanya memberikan contoh produk (biasanya berupa foto atau gambar) disertai data-data dan penjelasan singkat mengenai produk tersebut.

      Sebagai contoh saya mengambil dari transaksi yang terjadi di FJB. Kembali saya sebutkan bahwa penjual produk akan memberikan data tentang produk yang akan ditawarkan disertai dengan contoh produk (berupa foto atau gambar). Bagi mereka yang pertama kali melakukan penujualan, tentu tidak akan mudah untuk meyakinkan calon pembeli hanya dengan gambar dan penjelasan singkat. Pembeli pun tidak akan mudah percaya begitu saja dengan kualitas dari produk yang ditawarkan.
      Dari sekian banyak kegiatan jual-beli yang terjadi di FJB, cukup banyak pembeli yang merasa tertipu dengan kualitas produk yang mereka beli. Mereka tertipu oleh foto atau gambar yang ditampilkan oleh penjual produk. Dan pembeli pun gegabah dalam meneliti dan mencermati produk yang ingin mereka beli.

      E-buy hanya sebuah sarana untuk memudahkan kita dalam melakukan pembelian suatu produk. Namun baik e-commerce ataupun e-buy sendiri tidak pernah menjamin bahwa produk yang terdaftar dalam web e-commerce adalah produk yang semuanya baik. Oleh karena itu, dibutuhkan kepercayaan dalam melakukan kegiatan ini. Dan ini yang menciptakan sebuah hubungan yang erat antara penjual dan pembeli yang biasa disebut dengan “langganan”.

      3. Beresiko tinggi kartu kredit dapat dilacak oleh hacker dan terkena hack.

      Transaksi yang terjadi dalam e-commerce bersifat online. Yang artinya, PC kita terhubung oleh jutaan PC di seluruh dunia melalui aplikasi yang disebut internet. Hal ini tentu memudahkan para hacker yang ingin melancarkan pencurian atau penggelapan kartu kredit kita.

      Dalam menggunakan internet, memang dibutuhkan kewaspadaan lebih. Karena tanpa kita sadari, di saat kita sedang melakukan browsing, ada banyak serangan yang masuk ke account kita. Seperti spam, pishing, hacker, virus. Untuk itu kita harus bisa menjamin, setidaknya PC kita terlindungi oleh serangan semacam itu. Terutama saat kita melakukan akses yang mengharuskan kita untuk meng-input ID kita. Salah satunya dalam kegiatan e-commerce atau e-buy.

      Belum selesai dengan permasalah hacker, kini kita dipaksa untuk harus ekstra berhati-hati lagi. Karena saat ini ada semacam alat untuk menyimpan setiap huruf dan angka yang kita ketik melalui keyboard kita. Jadi sebisa mungkin hindari transaksi menggunakan kartu kredit. Jika memang harus, lakukanlah dengan web e-commerce yang sudah terpercaya.

      4. Kurang terjaminnya pengiriman barang akan segera dilakukan pihak web e-commerce setelah melakukan transaksi pembayaran.

      Untuk kesekian kalinya para pembeli dirugikan dengan sistem e-commerce. Sistem yang mengurangi atau bahkan menghilangkan tatap muka antara penjual dan pembeli ini kerap kali dijadikan celah bagi penjual yang ingin melakukan aksi penipuan.
      Dalam transaksi e-commerce biasanya terdapat langkah-langkah sebagai berikut:
      • Penjual menawarkan produknya kepada calon pembeli melalui web e-commerce atau forum jual beli.
      • Calon pembeli yang telah mencapai kesepakatan dengan penjual biasanya melakukan pemesanan disertai pembayaran melalui ATM dengan rekening yang telah sama-sama disepakati.
      • Jika produk yang dijual bersifat ready stock, maka setelah penjual menerima pembayaran, barang akan langsung dikirim melalui paket. Jika produk yang dijual bersifat manufacture, maka setelah penjual menerima pembayaran awal, baru akan dibuat produknya. Dan saat produknya selesai makan pembeli melakukan pembayaran akhir sebelum penjual mengirim produknya.
      Dalam proses pembayaran dan pengiriman ini biasanya terdapat celah yang dapat menimbulkan kerugian bagi calon pembeli. Saya kembali mengambil contoh dari FJB. Belakangan ini sempat terjadi kasus penipuan di FJB. Yaitu mengenai transaksi jual-beli laptop. Dua orang korban dari penjual yang sama. Kasusnya terjadi saat calon pembeli telah mentransfer sejumlah uang untuk harga yang disetujui, namun setelah 2-3 hari dia belum mendapatkan kiriman barangnya.

      Oleh karena itu, pihak FJB selalu mengingatkan kepada calon pembeli agar mengutamakan transaksi COD (Cash On Delivery), di mana kita bertemu langsung dengan penjualnya untuk mengambil produk yang kita pesan untuk kemudian melakukan pembayaran. Selain itu juga disarankan untuk menggunakan REKBER (Rekening Bersama), sehingga kasus penipuan seperti di atas dapat dicegah.

      Ini hanyalah salah satu bentuk dari pengaplikasian sistem informasi. Penjelasan di atas di ambil dari berbagai sumber. Semoga penulisan ini bisa bermanfaat bagi pembaca.... terima kasih :)
      *sumber :
      http://tirtoyudi.wordpress.com/2009/10/22/kelemahan-sistem-e-commerce/
      http://ikhsan-ai.it-kosongsatu.com/2010/05/manfaat-e-commerce-dan-kelemahannya/
      http://blog.re.or.id/konsep-dasar-sistem-informasi-definisi-sistem-informasi.htm
      Continue >>>

      IKLAN . . .





      1. Pengertian Periklanan
      Periklanan merupakan bentuk komunikasi non-personal yang dibayar mengenai organisasi, produk, pelayanan atau ide oleh sponsor tertentu. Komponen Non-personal berarti bahwa iklan melibatkan media massa seperti televisi, radio, majalah, dan koran yang dapat menyalurkan pesan kepada khalayak luas dalam satu waktu yang sama (Belch & Belch, 2004).
      "Iklan adalah komunikasi komersiil dan non-personal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransmisikan ke suatu khalayak target melalui media bersifat massa seperti televisi, radio, koran, majalah., direct mail, reklame luar ruang, kendaraan umum" (Lee and Johnson, 2004).
      Iklan merupakan materi yang dirancang untuk menarik perhatian publik, dengan tujuan agar mereka melakukan sesuatu yang ditawarkan, melalui berbagai media. Pada strategi pengemasan pesan, iklan haruslah lebih dari sekedar menggugah ingatan konsumen. Audience yang melihat iklan harus memilki pemahaman mengenai pesan yang disampaikan (Lee, 2005). Menurut David Ogilvy dalam Hardiman (2006), "seorang tokoh periklanan modern, iklan yang berhasil tidak hanya kreatif namun juga harus menjual".
      Periklanan dapat dipandang sebagai kegiatan penawaran kepada suatu kelompok masyarakat baik secara lisan ataupun dengan penglihatan (berupa berita), tentang suatu produk, jasa, atau ide. Berita yang disampaikan tersebut
      dinamakan iklan atau advertensi
      Jadi iklan adalah suatu bentuk komunikasi non-personal melalui media massa yang digunakan oleh sebuah organisasi untuk menyebarkan pesan seefisien mungkin mengembangkan sikap, atau mengharapkan adanya suatu tidakan yang menguntungkan bagi organisasi tersebut.
      2. Tujuan Periklanan

      Tujuan periklanan yang utama adalah menjual atau meningkatkan penjualan barang, jasa, atau ide. Adanya kegiatan periklanan sering mengakibatkan terjadinya penjualan dengan segera meskipun banyak juga penjualan yang baru terjadi pada waktu mendatang. Dari segi lain periklanan yang riil adalah mengadakan komunikasi secara efektif. Menurut (Swastha dan Irawan, 1983, hlm. 252) tujuan lain dari periklanan adalah

      1. Mendukung program personal selling dan kegiatan promosi lain.
      2. Mencapai orang-orang yang tidak dapat dicapai oleh tenaga penjualan ataupun salesman dalam jangka waktu tertentu.
      3. Mengadakan hubungan dengan para penyalur, misal dengan mencantumkan nama dan alamatnya.
      4. Memasuki daerah pemasaran baru atau menarik pelanggan baru.
      5. Memperkenalkan produk baru.
      6. Menambah penjualan industri.
      7. Mencegah timbulnya barang-barang tiruan.
      8. Memperbaiki reputasi perusahaan dengan memberikan pelayanan umum melalui periklanan.


      Pemasaran bertujuan memberitahu serta memberi petunjuk kepada pembeli potensial dan untuk meningkatkan penjualan. Dalam periklanan diusahakan agar dapat menarik perhatian, minat, keinginan, keyakinan serta menimbulkan tindakan membeli dengan memanfaatkan media yang tersedia seperti televisi, radio, koran, majalah, dan lain sebagainya.



      3. Sasaran Periklanan

      Dalam memasang iklan hendaknya tidak semata-mata mempertimbangkan yang akan menjadi sasarannya, tetapi juga perlu dipertimbangkan pihak-pihak yang mungkin berhubungan dengan iklan dan sasarannya. Menurut (Sigit, 1982) iklan sebaiknya disusun dengan memperhatikan beberapa hal yaitu:

      1. Para pembeli dan pemakai diwaktu sekarang.
      2. Mereka yang memilki potensi sebagai pembeli.
      3. Mereka yang memilki kekuasaan memutuskan membeli.
      4. Mereka yang menjadi pembeli atau pemakai diwaktu yang akan dating.
      5. Mereka yang dapat dipengaruhi orang lain untuk membeli atau memakai.
      6. Pasar pedagang.
      7. Pasar pesaing.

      4. Jenis-jenis Periklanan
      Adapun jenis-jenis media periklanan yang dapat digunakan antara lain (Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia, 2007):
      1. Iklan media cetak : surat kabar, majalah, jurnal tabloid, dll.
      2. Iklan media elektronik : televisi, radio (jingel dan sound), dll
      3. Iklan Media Online : internet
      4. Poster, papan reklame dan media ruang lainnya
      5. Brosur, booklet, katalog, dan lain-lain
      6. Surat penawaran melalaui direct mail
      7. Pemberian sponsor dengan penekanan pada tujuan pemasaran dan periklanan
      8. Bentuk-bentuk iklan khusus, seperti tas belanja, balon udara, dll
      5. Klasifikasi Periklanan
      Tiada istilah tunggal, jelas dan menyeluruh yang bisa menggambarkan karakter kompleks periklanan serta fungsi-fungsinya yang majemuk dan saling terkait. Periklanan sering kali diklasifikasikan dalam beberapa tipe besar, yaitu sebagai berikut (Lee, 2004) :
      • Periklanan Produk
      Porsi utama pengeluaran periklanan umumnya dibelanjakan untuk produk, berupa presentasi dan promosi produk-produk baru, produk-produk yang ada, maupun produk-produk hasil revisi. Iklan televisi OREO "Saya Cinta Keluarga Saya Percaya OREO" diklasifikasikan ke dalam tipe periklanan ini. Pesan dalam yang disampaikan melalui bintang iklan Ferdy Hasan dan ke-dua Anaknya, menyampaikan bahwa OREO diproduksi di dalam negeri dengan menggunakan bahan berkualitas dan terjaminan keamanannya. Dengan menampilkan secara langsung pabrik OREO dan pesan yang ada dalam percakapan antara Ferdy Hasan dan ke-dua, diharapkan OREO yang telah ada di pasaran Indonesia sejak tahun 2000 ini, memperoleh kepercayaan kembali dari masyarakat yang sempat ragu akan keamanan OREO, karena adanya pemberiataan OREO yang mengandung melamin.
      • Periklanan Eceran
      Berlawanan dengan iklan produk, periklanan eceran bersifat lokal dan berfokus pada toko, tempat dimana beragam produk dapat dibeli atau dimana satu jasa dapat ditawarkan. Periklanan eceran memberikan tekanan pada harga, ketersediaan, lokasi dan jam-jam operasi.
      • Periklanan Korporasi
      Kebanyakan periklanan korporasi dirancang untuk menciptakan citra menguntungkan bagi sebuah perusahaan dan produk-produknya. Fokus periklanan ini adalah membangun identitas korporasi atau untuk mendapatkan dukungan publik terhadap sudut pandang organisasi.
      • Periklanan Bisnis ke Bisnis
      Periklanan ini ditujukan kepada para pelaku industri, pedagang perantara (pedagang partai/pengecer), serta para profesional, misalnya iklan ban yang ditujukan khusus kepada perusahaan manufaktur mobil.
      • Periklanan Politik
      Periklanan ini dirancang untuk tujuan politik, seringkali digunakan para politisi untuk membujuk orang agar memilih mereka atau pemerintah dalam rangka memperbaiki reputasi negara, dll.
      • Periklanan Direktori
      Bentuk terbaik periklanan direktori yang dikenal adalah Yellow Pages, meskipun sekarang terdapat berbagai jenis direktori yang menjalankan fungsi serupa. Pada umumnya orang melihat periklanan direktori untuk menemukan cara membeli sebuah produk atau jasa.
      • Periklanan Respon Langsung
      Periklanan respon langsung melibatkan komunikasi dua arah diantara pengiklan dan konsumen. Periklanan ini menggunakan berbagai media seperti pos, televisi, koran, atau majalah, dan komsumen dapat menanggapinya melalui pos, telepon, faks, dll.
      • Periklanan Pelayanan Masyarakat
      Perikalanan Pelayanan masyarakat dirancang untuk kepentingan masyarakat dan mempromosikan masyarakat kesejahteraan masyarakat. Pelayanan masyarakat dirancang untuk kepentingan
      • Periklanan Advokasi
      Periklanan advokasi berkaitan dengan penyebaran gagasan-gagasan dan klarifikasi isu sosial yang kontroversial dan menjadi kepentingan masyarakat, misalnya mengenai konservasi alam, dll.
      Continue >>>

      Analisis Artikel


      Warta Kota, 23 September 2010

       
      Dalam postingan kali ini saya akan mengulas sedikit mengenai produk yang dipasarkan karena permintaan konsumen. Sebagai contoh, saya mengambil artikel terkait yang berjudul " Lima Kamera Saku Baru Canon ". Artikel tersebut diterbitkan oleh harian Warta Kota pada hari Kamis, 23 September 2010. Berikut ini adalah garis besar isi dari artikel tersebut.

       
      Produsen kamera canon akan merilis lima poduk barunya di pasar kamera saku digital. Produk baru tersebut adalah Ixus 1000 HS, Powershot G12, Poweshot S95, Powershot SX30IS, dan Powershot SX130IS, dengan kisaran harga antara 4 juta – 5 juta rupiah. Keunggulan dari produk ini adalah telah dilengapinya teknologi High Sensitivity (HS) System untuk produk Canon Powershot G12, S95, dan Ixus 1000HS. HS System ini akan membuat kamera menjadi lebih mumpuni dalam mengatasi kepekaan cahaya sehingga menghasilkan gambar yang taja dan halus dengan warna yang cemerlang meski kondisi minim cahaya. Sedangkan dua produk lainnya menggunakan teknologi Hybrid IS yang menjadikan kemampuan fungsi Image Stabilization meningkat. Produk – produk ini diluncurkan karena banyaknya keluhan konsumen yang mengalami hasil jepretan yang kurang maksimal bila di dalam ruangan atau malam hari, seperti banyak noise dan hasil yang berbayang.

       
      Berdasarkan uraian di atas, saya berpendapat bahwa permintaan konsumen sangat mempengaruhi produk yang akan dipasarkan kelak. Selain itu, keluhan konsumen dapat menjadi kritik produsen untuk memproduksikan produk yang lebih canggih lagi. Hal ini tidak lain adalah untuk menjaga kualitas produsen dalam memuaskan pelanggannya. Teknologi yang terdapat pada kamera baru Canon ini akan melengkapi produk yang sebelumnya. Dengan resolusi mutakhirnya, sangat diharapkan dapat memuaskan konsumen dan meningkatkan tingkat penjualan.

       
      Continue >>>

      Psikologi Konsumen


      Remaja sebagai konsumen
      Belanja, adalah kata yang sering digunakan sehari-hari dalam konteks perekonomian, baik di dunia usaha maupun di dalam rumah tangga. Namun kata yang sama telah berkembang artinya sebagai suatu cerminan gaya hidup dan rekreasi pada masyarakat kelas ekonomi tertentu. Belanja juga punya arti tersendiri bagi remaja. Entah itu memang untuk memenuhi kebutuhan pokoknya maupun hanya untuk menjaga gengsi di kalangan remaja. Banyak pula remaja yang berbelanja tanpa tau dengan jelas apa kegunaannya.
      Konsumsi, dari bahasa Belanda consumptie, ialah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung. Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Kegiatan konsumsi adalah pekerjaan atau kegiatan yang memakai atau menggunakan suatu produk barang atau jasa yang diprosuksi atau dibuat oleh produsen. Contoh kegiatan konsumsi adalah seperti makan di warteg, nyukur jenggot di tukang pangkas rambut, berobat ke dokter, beli combro dan misro untuk dimakan sendiri atau berame-rame, dsb
      Pola hidup konsumtif sudah mengakar di budaya bangsa Indonesia, sehingga tak mengenal tua-muda, tak mengenal kaya-miskin, keinginan untuk hidup "wah" secara merata hinggap di pikiran kita. Tentu ada pengecualian bagi segelintir orang, namun pada umumnya ya begitulah. Keinginan memiliki benda-benda pemuas panca indra yang berdampak pada bertambahnya kebutuhan energi, kian meningkat seiring dengan peningkatan pendapatan per-kapita. Pendapatan mestinya tidak dihabiskan untuk keperluan konsumtif, tetapi disisihkan sebahagian untuk tabungan. Tabungan akan bermanfaat untuk keperluan investasi, dan kemudian akan bisa digunakan untuk usaha-usaha produktif. Yang terjadi di kebanyakan orang Indonesia dewasa ini, pendapatannya bahkan minus untuk keperluan konsumtif, karena kemudahan memperoleh benda-benda dengan pembelian kredit, leasing, dll.
      Perilaku konsumtif masyarakat pada dasarnya terbentuk ketika remaja yang kemudian terbawa hingga dewasa. Perilaku konsumtif pada remaja sebenarnya dapat dimengerti bila melihat usia remaja sebagai usia peralihan dalam mencari identitas diri. Remaja ingin diakui eksistensinya oleh lingkungan dengan berusaha menjadi bagian dari lingkungan itu. Kebutuhan untuk diterima dan menjadi sama dengan orang lain yang sebaya itu menyebabkan remaja berusaha untuk mengikuti berbagai atribut yang sedang "tren". Remaja dalam perkembangan kognitif dan emosinya masih memandang bahwa atribut yang superfisial itu sama penting (bahkan lebih penting) dengan substansi. Apa yang dikenakan oleh seorang artis yang menjadi idola para remaja menjadi lebih penting (untuk ditiru) dibandingkan dengan kerja keras dan usaha yang dilakukan artis idolanya itu untuk sampai pada kepopulerannya.
      Bagi produsen, kelompok usia remaja adalah salah satu pasar yang potensial. Alasannya, antara lain karena pola konsumsi seseorang terbentuk pada usia remaja. Di samping itu, remaja biasanya mudah terbujuk rayuan iklan, suka ikut-ikutan teman, tidak realistis, dan cenderung boros dalam menggunakan uangnya. Sifat-sifat remaja inilah yang dimanfaatkan oleh sebagian produsen untuk memasuki pasar remaja.
      Di kalangan remaja yang memiliki orangtua dengan kelas ekonomi yang cukup berada, terutama di kota-kota besar, mall sudah menjadi rumah kedua. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka juga dapat mengikuti mode yang sedang beredar. Padahal mode itu sendiri selalu berubah sehingga para remaja tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya. Alhasil, muncullah perilaku yang konsumtif.
      Konsumtif vs konsumerisme
      Kata "konsumtif" (sebagai kata sifat; lihat akhiran -if) sering diartikan sama dengan kata "konsumerisme". Padahal kata yang terakhir ini mengacu pada segala sesuatu yang berhubungan dengan konsumen. Sedangkan konsumtif lebih khusus menjelaskan keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal.
      Memang belum ada definisi yang memuaskan tentang kata konsumtif ini. Namun konsumtif biasanya digunakan untuk menunjuk pada perilaku konsumen yang memanfaatkan nilai uang lebih besar dari nilai produksinya untuk barang dan jasa yang bukan menjadi kebutuhan pokok. Misalnya sebagai ilustrasi, seseorang memiliki penghasilan 500 ribu rupiah. Ia membelanjakan 400 ribu rupiah dalam waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Sisa 100 ribu ia belanjakan sepasang sepatu karena sepatu yang dimilikinya untuk bekerja sudah rusak. Dalam hal ini orang tadi belum disebut berperilaku konsumtif. Tapi apabila ia belanjakan untuk sepatu yang sebenarnya tidak ia butuhkan (apalagi ia membeli sepatu 200 ribu dengan kartu kredit), maka ia dapat disebut berperilaku konsumtif.
      Pemaknaan istilah konsumtivisme dan konsumerisme jelas berbeda, sama hal orang menilai apa itu emas dan kuningan, tetapi kerap kali konsumtivisme di-sama-arti-kan dengan konsumerisme. Kedua istilah tersebut adalah dua hal yang berbeda maknanya. Dari kedua arti kata-kata tersebut jelas bahwa konsumerisme justru yang harus digalakkan dan konsumtivisme yang harus dijauhi.
      Konsumtivisme merupakan paham untuk hidup secara konsumtif, sehingga orang yang konsumtif dapat dikatakan tidak lagi mempertimbangkan fungsi atau kegunaan ketika membeli barang melainkan mempertimbangkan prestise yang melekat pada barang tersebut. Oleh karena itu, arti kata konsumtif (consumtive) adalah boros atau perilaku yang boros, yang mengonsumsi barang atau jasa secara berlebihan. Dalam artian luas konsumtif adalah perilaku berkonsumsi yang boros dan berlebihan, yang lebih mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, serta tidak ada skala prioritas atau juga dapat diartikan sebagai gaya hidup yang bermewah-mewah.
      Sedangkan konsumerisme itu sendiri merupakan gerakan konsumen (consumer movement) yang mempertanyakan kembali dampak-dampak aktivitas pasar bagi konsumen (akhir). Dalam pengertian lebih luas, istilah konsumerisme, dapat diartikan sebagai gerakan yang memperjuangkan kedudukan yang seimbang antara konsumen, pelaku usaha dan negara dan gerakan tidak sekadar hanya melingkupi isu kehidupan sehari-hari mengenai produk harga naik atau kualitas buruk, termasuk hak asasi manusia berikut dampaknya bagi konsumer.
      Dalam kamus bahasa Inggris-Indonesia kontemporer (Peter Salim, 1996), arti konsumerisme (consumerism) adalah cara melindungi publik dengan memberitahukan kepada mereka tentang barang-barang yang berkualitas buruk, tidak aman dipakai dan sebagainya. Selain itu, arti kata ini adalah pemakaian barang dan jasa. Bila kita telesuri makna kata konsumtivisme maupun konsumerisme bukan sesuatu hal yang baru. Sebab pada dasarnya -isme yang satu ini ternyata sudah lama ada dan sejak awal telah mengakar kuat di dalam kemanusiaan kita (our humanity). Hal ini bisa kita lihat dari ekspresinya yang paling primitif hingga yang paling mutakhir di jaman modern ini.
      Konsumerisme adalah kata yang diadopsi dari bahasa asing yaitu consumerism. Defenisi otentik dari konsumerisme antara lain disebutkan;
      Menurut Encyclopedia Britanica, Konsumerisme sebagai gerakan atau kebijaksanaan yang diarahkan untuk menata metode dan standar kerja produsen, penjual dan pengiklan untuk kepentingan pihak pembeli.
      Dari semua defenisi yang ada di atas, nyata bahwa konsumerisme memiliki nilai luhur yang harus diperjuangkan untuk kepentingan konsumen.
      Apakah Konsumtif Berbahaya?
      Perilaku konsumtif pada remaja sebenarnya dapat dimengerti bila melihat usia remaja sebaga usia peralihan dalam mencari identitas diri. Remaja ingin diakui eksistensinya oleh lingkungan dengan berusaha menjadi bagian dari lingkungan itu. Kebutuhan untuk diterima dan menjadi sama dengan orang lain yang sebaya itu menyebabkan remaja berusaha untuk mengikuti berbagai atribut yang sedang in. Remaja dalam perkembangan kognitif dan emosinya masih memandang bahwa atribut yang superfisial itu sama penting (bahkan lebih penting) dengan substansi. Apa yang dikenakan oleh seorang artis yang menjadi idola para remaja menjadi lebih penting (untuk ditiru) dibandingkan dengan kerja keras dan usaha yang dilakukan artis idolanya itu untuk sampai pada kepopulerannya.
      Menjadi masalah ketika kecenderungan yang sebenarnya wajar pada remaja ini dilakukan secara berlebihan. Pepatah "lebih besar pasak daripada tiang" berlaku di sini. Terkadang apa yang dituntut oleh remaja di luar kemampuan orang tuanya sebagai sumber dana. Hal ini menyebabkan banyak orang tua yang mengeluh saat anaknya mulai memasuki dunia remaja. Dalam hal ini, perilaku tadi telah menimbulkan masalah ekonomi pada keluarganya.
      Perilaku konsumtif ini dapat terus mengakar di dalam gaya hidup sekelompok remaja. Dalam perkembangannya, mereka akan menjadi orang-orang dewasa dengan gaya hidup konsumtif. Gaya hidup konsumtif ini harus didukung oleh kekuatan finansial yang memadai. Masalah lebih besar terjadi apabila pencapaian tingkat finansial itu dilakukan dengan segala macam cara yang tidak sehat. Mulai dari pola bekerja yang berlebihan sampai menggunakan cara instan seperti korupsi. Pada akhirnya perilaku konsumtif bukan saja memiliki dampak ekonomi, tapi juga dampak psikologis, sosial bahkan etika.

      Berdasarkan uraian di atas,maka dapat disimpulkan bahwa :
      1. Pengertian Psikologi Konsumen?
        Merupakan manusia yang berkemauan dan berkecerdasan karenanya di mungkinkan terjadi proses mental yang sifatnya abstrak di dalam dirinya.
      2. Perilaku Konsumen dari sudut pandang psikologi?
        Membantu dalam memahami proses-proses psikologi yang sifatnya individual seperti kepribadian, motivasi, persepsi, proses belajar, sikap dan dinamika kelompok yang berpengaruh terhadap prilaku konsumen.
      3. Apa yang di maksud dengan konsumsi, konsumen, konsumtif dan konsumerisme ? Berikan masing-masing contohnya?
        1. Konsumsi: Konsumsi, dari bahasa Belanda consumptie, ialah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung. Kegiatan konsumsi adalah pekerjaan atau kegiatan yang memakai atau menggunakan suatu produk barang atau jasa yang diprosuksi atau dibuat oleh produsen.
          Contohnya: makan di restoran, menyewa tukang kebun, berobat ke dokter, menggunakan jasa travel, dll.
        1. Konsumen: Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.
          Contohnya: pembeli
          1. Konsumtif: suatu kegiatan mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal. Konsumtif biasanya digunakan untuk menunjuk pada perilaku konsumen yang memanfaatkan nilai uang lebih besar dari nilai produksinya untuk barang dan jasa yang bukan menjadi kebutuhan pokok.
            Contohnya: Perilaku boros
          2. Konsumerisme: Menurut Encyclopedia Britanica, Konsumerisme sebagai gerakan atau kebijaksanaan yang diarahkan untuk menata metode dan standar kerja produsen, penjual dan pengiklan untuk kepentingan pihak pembeli.
            Contohnya: melindungi publik dengan memberitahukan kepada mereka tentang barang-barang yang berkualitas buruk, tidak aman dipakai dan sebagainya.
      4. Pengaruh lingkungan terhadap prilaku konsumen? Berikan contohnya?
        Pengaruh lingkungan terhadap prilaku konsumen:
        Hal ini di pengaruhi karena lingkungan banyak memberikan informasi. Dimana lingkungan ini melalui komunikasi akan menyediakan informasi yang dapat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan konsumen. Adapun bentuknya antara lain komunikasi kelompok, komunikasi dari mulut ke mulut, komunikasi pemasaran dan lintas kelompok. Pengaruh lingkungan dapat pula datang dari orang terdekat, teman misalnya. Bagi remaja yang sedang dalam masa pencarian jati diri, teman dapat memberikan pengaruh yang sangat besar, karena ingin menjaga gengsi. Selain itu, role mode artis pun dapat menjadikan faktor perilaku konsumtif bagi fansnya yang ingin menjadi glamour seperti idolanya.

      Sumber :
      http://id.wikipedia.org/wiki/Konsumsi

      http://organisasi.org/jenis_macam_kegiatan_ekonomi_produksi_distribusi_dan_konsumsi_definisi_pengertian_pendidikan_pengenalan_ekonomi_dasar

      Ferrinadewi,Erna.2008.Merek dan Psikologi Konsumen Edisi 1.Yogyakarta:Graha Ilmu
      Suryani,Tatik.2008.Perilaku Konsumen:Implikasi pada Strategi Pemasaran Edisi 1. Yogyakarta:Graha Ilmu
      Continue >>>

      membaca pikiran....waaaaaah


      artikel ini saya buat setelah membaca artikel dari tetangga sebelah...hehehehe... saya sebagai seorang mahasiswa psikologi sering sekali diminta oleh teman - teman lain yang di luar psikologi buat baca pikirannya...memangnya saya dukun atau paranormal yang bisa seperti itu..??!!huuuh... kurangnya pemahaman mereka ini yang memotivasi saya untuk membuat artikel ini...
      semoga bermanfaat.... ^.^

      Banyak anggapan bahwa membaca pikiran adalah pekerjaan seorang psikolog, paranormal atau bahkan dukun. Namun, percaya atau tidak, dalam kehidupan sehari-hari, anda semua adalah seorang pembaca pikiran. Sebab, tanpa kemampuan untuk mengetahui pikiran serta perasaan orang lain, kita semua tak akan mampu menghadapi situasi sosial semudah apapun. Dengan membaca pikiran, kita dapat membuat perkiraan tentang tingkah laku seseorang lalu membuat kita dapat menentukan keputusan berikutnya.

      Jika kita melakukan pembacaan ini dengan buruk, dampaknya bisa serius: konflik bisa saja terjadi akibat kesalahpahaman. Contoh yang nyata kesulitan mengenali pikiran dan perasaan orang lain—mindblindness, dapat dilihat pada penyandang autisme, dimana ketidakmampuan tersebut menjadi suatu kondisi yang mengganggu.

      Kemampuan membaca pikiran ini, yang oleh William Ickes—profesor psikologi di University of Texas, disebut sebagai emphatic accuracy.

      Kemampuan ini sendiri muncul sejak manusia dilahirkan. Bayi yang baru lahir lebih menyukai wajah seseorang dibandingkan stimulus lainnya, dan bayi berusia beberapa minggu sudah mampu menirukan ekspresi wajah. Dalam 2 bulan, bayi sudah dapat memahami dan berespon terhadap keadaan emosional dari pengasuhnya. Nancy Eisenberg, profesor psikologi di Arizona State University dan ahli dalam perkembangan emosional, menuturkan bahwa bayi berusia 1 tahun mampu mengamati ekspresi orang dewasa dan menggunakannya untuk menentukan tingkah laku berikutnya. Lanjutnya, bayi usia 2 tahun mampu menyimpulkan keinginan orang lain dari tatapan matanya, dan di usia 3 tahun, bayi dapat mengenali ekspresi wajah gembira, sedih atau marah. Saat menginjak usia 5 tahun, bayi sudah memiliki kemampuan dasar untuk membaca pikiran orang lain; mereka telah memiliki “teori pikiran.” Bayi tersebut mampu memahami bahwa orang lain memiliki pemikiran, perasaan dan kepercayaan yang berbeda dengan yang mereka miliki.

      Lanjut lagi, kemampuan membaca pikiran yang lebih maju biasa muncul pada masa remaja akhir. Hal ini terjadi karena kemampuan untuk menyimpan perspektif dari beberapa orang di saat yang sama—dan lalu mengintegrasikannya dengan pengetahuan kita dan orang yang bersangkutan itu—seringkali membutuhkan kemampuan otak yang sudah jauh berkembang.

      Bagaimana Membaca Pikiran?
       
      • Membaca bahasa tubuh adalah komponen inti dari membaca pikiran. Lewat bahasa tubuh, kita bisa mengetahui emosi dasar seseorang. Peneliti menemukan bahwa ketika seseorang mengamati gerak tubuh orang lain, mereka dapat mengenali emosi sedih, marah, gembira, takut dll, bahkan ketika pengamatan hanya dilakukan dengan pencahayaan yang minim.
      • Ekspresi wajah juga merupakan penanda bagi kita untuk dapat mengetahui apa yang dipikirkan orang lain. Namun sayangnya, banyak dari kita yang tidak mampu untuk mendeteksi ekpresi ini. Salah satu sumber yang kaya akan penanda ini adalah mata seseorang; otot-otot di sekitar mata. Mata seseorang adalah sumber penanda yang paling kaya jika dibandingkan bagian lain yang ada di wajah. Contohnya: mata yang turun ketika sedih, terbuka lebar ketika takut, terlihat tidak fokus kala sedang berkhayal, menatap tajam penuh kecemburuan, atau menatap sekitarnya ketika tidak sabar.
      Kita dapat semakin tahu pikiran orang lain dari komponen-komponen dalam percakapan—kata-kata, gerak tubuh, dan nada suara. Namun diantara ketiganya, Ickes menemukan bahwa isi pembicaraan menjadi komponen terpenting dalam membaca pikiran dengan baik.

      Menjadi Pembaca Pikiran Ulung
      Lalu, bagaimana kita bisa menjadi seorang pembaca pikiran yang lebih baik? Tim dari Psychology Today telah merumuskan beberapa hal yang bisa membantu kita membaca pikiran.
      • Kenalilah orang lain. “Kemampuan membaca pikiran akan meningkat, semakin kita mengenal lawan bicara kita,” kata William Ickes. Jika kita berinteraksi dengan seseorang selama kurang lebih sebulan, kita akan lebih mudah untuk mengenali apa yang ia pikirkan dan rasakan. Hal tersebut dapat terjadi karena: kita mampu mengartikan kata-kata dan tidakan orang lain dengan lebih tepat, setelah mengamatinya dalam berbagai situasi; kedua, kita mengetahui apa yang terjadi dalam hidup mereka, dan mampu menggunakan pengetahuan itu untuk memahami mereka dalam konteks yang lebih luas.
      • Minta umpan balik. Penelitian menunjukkan bahwa kita dapat meningkatkan kemampuan membaca dengan cara menanyakan kebenaran dari tebakan kita. Misalnya, “Saya mendengar, sepertinya Engkau sedang marah. Benar tidak?”
      • Perhatikan bagian atas dari wajah. Emosi yang palsu, biasanya diungkapkan pada bagian bawah wajah seseorang. Sedangkan, menurut Calin Prodan—profesor neurologi di University of Oklahoma Health Sciences Center, emosi utama bisa dilihat dari sebagian ke atas wajah, biasanya di sekitar mata.
      • Lebih ekspresif. Ekspresivitas emosi cenderung timbal balik. Ross Buck, “semakin kita ekspresif, semakin banyak pula kita akan mendapat informasi mengenai kondisi emosional dari orang lain di sekitar kita.”

      • Santai. Menurut Lavinia Plonka, pengarang Walking Your Talk, seseorang cenderung “menyamakan diri” dengan lawan bicaranya melalui postur tubuh dan pola napas. Jika anda merasa tegang, teman bicara anda bisa saja, secara tak sadar, menjadi tegang pula lalu terhambat, dan akhirnya menjadi sulit untuk dibaca. Ambillah napas panjang, senyumlah, dan coba untuk menampilkan keterbukaan dan penerimaan kepada siapapun yang bersama anda.
      Tinjauan Kritis
      Perlu kita ingat, bahwa ekspresi emosi bisa berbeda di berbagai budaya. Ekspresi sedih di satu budaya, bisa jadi diinterpretasikan sebagai emosi lain di budaya lain. Jadi jika ingin membaca seseorang, kita perlu memperhatikan pula unsur budaya yang berlaku di tempat tinggal orang itu, jangan sampai salah menebak, atau bahkan memicu terjadinya kesalahpahaman.
      Kita juga tak bisa mengesampingkan fenomena membaca pikiran ini sebagai sebuah fenomena yang biasa diasosisasikan dengan kemampuan supranatural, sebab percaya tidak percaya, memang ada orang-orang yang memiliki kemampuan untuk membaca pikiran yang sulit dijelaskan ilmu pengetahuan. Setidaknya saya sering mendengar cerita dari teman yang memiliki kenalan orang dengan kemampuan membaca pikiran, yang bahkan mampu melihat masa depan dan berbagai macam hal yang sulit diterima nalar.




      dari berbagai sumber
      Continue >>>

      kantong plastik...plastik kantong


      ada artikel yang bagus untuk kalian baca...

      setiap kali belanja di supermarket atau pasar, kamu pasti selalu dikasih tas plastik untuk membawa barang belanjaan, namun setelah itu, plastiknya dibuang percuma..padahal butuh waktu 1000 tahun untuk menguraikan bahan plastik di dalam tanah dan mengeluarkan emisi gas rumah kaca.

      tidak hanya itu,ada banyak fakta yang harus kamu tahu tentang sampah plastik...

      • di belahan bumi ini,antara 500 miliar sampai 1 triliun kantong plastik digunakan setiap tahunnya
      • kurang dari 1% plastik tersebut didaur ulang, karena biaya yang mahal untuk mendaur ulang plastik daripada memproduksi plastik baru
      • lebih dari 8 juta pon plastik dibuang ke laut setiap tahunnya
      • 10 persen dari gunungan sampah di pesisir pantai Amerika adalah plastik (mungkin begitu juga di Indonesia)
      • sampah plastik setelah bertahun tahun akan menjadi partikel-partikel kecil yang beracun bernama petro polymer, yang akan mencemari tanah dan air
      • lebih dari 200 spesies laut,termasuk paus, lumba-lumba, anjing laut, dan penyu mati karena plastik
      • sisa makanan yang terbungkus rapat dalam kemasan plastik, sekitar 10 tahun berada dalam timbunan sampah, bentuknya akan tetap sama. plastik pembungkus akan menghambat proses pembusukan yang seharusnya terjadi
      • setiap tahunnya terdapat 100 juta ton sampah plastik dari sektor pertanian. jika sampah plastik ini dibentangkan di seluruh permukaan bumi, maka bisa menutupi permukaan bumi hingga 10 lapisan
      • kantong plastik yang biasa digunakan di perbelanjaan terbuat dari polyethylene,salah satu thermoplastic yang terbuat dari minyak..maka menggunakan plastik terus menerus bisa menyebabkan krisis minyak

      sebetulnya ada banyak usaha yang bisa kita lakukan untuk mengurangi penggunaan tas plastik yang biasanya kita buang percuma. salah satunya dengan menggunakan tas dari bahan kain, atau dari bahan yang dapat didaur ulang dengan mudah. bisa juga dengan menggunakan box dari bahan plastik permanen untuk tempat belanja.

      jika kita membeli barang di supermarket atau di toko, kita tidak perlu minta dibungkus dengan tas plastik. lebih baik kita menyediakan tas untuk membawa barang belanjaan tanpa perlu menggunakan tas plastik

      di berbagai negara maju, kampanye anti kantong plastik (white pollution) sudah menjadi hal lumrah. pemerintah China dan Australia bahkan telah mengeluarkan kabijakan larangan bagi supermarket dan toko yang membagikan plastik tidak terurai

      guys,kita juga harus mulai nich... 



      sumber : majalah kartika,edisi 78, feb 2010
      Continue >>>

      Psikopat....bahaya


      psikopatJika ketika Anda mendengar kata Psikopat, maka apakah yang terlintas di dalam benak Anda? Jika yang terlintas dalam benak Anda adalah sosok pembunuh berdarah dingin maka cepat-cepatlah buang pemikiran itu jauh-jauh sekarang, mungkin ada benarnya, namun ternyata belum tentu psikopat adalah seorang pembunuh.


      Psikopat dalam ilmu psikologi merupakan bentuk gangguan kepribadian, dimana penderita bertendensi narsistis dan juga antisosial. Seorang psikopat tidak pernah mengakui atau merasakan bahwa dirinya sakit atau memiliki gangguan, mereka memiliki kepercayaan diri berlebih (narsistis) sehingga mampu mempengaruhi orang lain, tidak merasa bersalah atau menyesal atas setiap tindakannya karena memiliki rasionalisasi pembenaran terhadap perilakunya.

      Korban-korban mereka juga bukanlah orang yang cenderung bodoh, dalam buku without conscience, Robert Hare, seorang yang mengabdikan sebagian hidupnya untuk studi tentang psikopat, menyebutkan bahwa dirinya yang merupakan seorang psikolog pernah menjadi korban dari teror seorang psikopat saat dirinya sedang bertugas sebagai psikolog di penjara. Hal tersebut dilakukan oleh seorang napi yang menjadi pasiennya.

      Kemampuan psikopat dalam memanipulasi korban cenderung sangat lihai dan sulit untuk terdeteksi. Memang ada banyak psikopat yang sudah ditangkap dengan berbagai macam kasus mulai dari pembunuhan, penipuan, pemerkosaan, penganiayaan, pencurian, kekerasan, dan berbagai bentuk tindak antisosial lainnya, namun diluar sana ternyata  80% psikopat masih beredar bebas dan hidup disekitar kita (sumber: without conscience- Robert Hare).

      Para psikopat memang sulit untuk diperkirakan dan juga tidak mudah untuk ditebak tindak-tanduknya, berbeda dengan jenis penyakit kejiwaan lain seperti skizofrenia yang cenderung terlihat dengan jelas ciri-cirinya pada seorang penderita seperti menarik diri dari lingkungan sosial, mengalami waham, halusinasi. Sedangkan para psikopat, mereka terlihat baik dan normal sehingga mereka dapat diterima oleh masyarakat bahkan hingga dilapisan tingkat sosial yang paling tinggi sekalipun seperti menduduki suatu jabatan penting dalam pemerintahan.

      Dalam sebuah Surat kabar online (Tempo Interactive : Psikopat disebabkan Masalah Psikososial dan Biologis) menyebutkan bahwa psikopat disebabkan oleh masalah psikososial dan biologis. Dalam artikel tersebut seorang psikiater, Dr. Limas Sutanto, mengatakan bahwa psikopat merupakan gejala seseorang yang mengalami gangguan kepribadian antisosial. Hal ini ditandai dengan adanya keengganan untuk mentaati norma-norma sosial umum yang biasanya ditaati orang dewasa ditengah kehidupan sehari-hari. Penyebab gangguan ada dua yaitu psikososial dan biologis.

      Faktor psikososial diantaranya berbentuk rasa takut seseorang untuk menjalin hubungan yang dekat dengan sesama manusia yang berakibat munculnya perasaan cemas, takut dan khawatir secara berlebihan. Sedangkan dari faktor biologis terjadi karena adanya perubahan pada psikis kimiawi tubuh yang disebabkan oleh ketakutan, rasa cemas, frustasi, pada seseorang. Rasa cemas itu muncul karenanya ada kegagalan dalam struktur kepibadian yang bernama super-ego, katanya.

      Namun pendapat bahwa psikopat ditentukan oleh dua faktor yang saling menunjang   kurang disetujui oleh Robert Hare, dimana didalam buku without conscience beliau mengatakan bahwa penyebab dari kemunculan psikopat masih belum bisa diprediksi secara pasti, apakah hal tersebut merupakan pengaruh dari faktor eksternal (kehidupan sosial, lingkungan) ataukah faktor internal (genetik, kerusakan fungsi otak), mungkin juga campuran dari keduanya. Walau kini sudah banyak ahli yang menyetujui (dengan pengamatan yang mendalam tentunya) bahwa faktor eksternal dan internal saling mempengaruhi dalam menjadi penyebab munculnya pribadi psikopat.

      Wajar jika seseorang khilaf, melakukan kesalahan dan pelanggaran, lalu setelah itu insyaf, menyadari kesalahannya dan menyesal. Tetapi didalam diri seorang psikopat selalu ditemui khilaf saja tanpa pernah insyaf. Mereka selalu kambuh untuk melakukan kesalahan yang sama dan diulang-ulang tanpa pernah belajar dari apa yang pernah mereka alami. Sebagai contoh kebanyakan dari para residivis kambuhan merupakan individu dengan kepribadian psikopat karena mereka tidak pernah kapok ditangkap serta keluar-masuk penjara.

      Psikopat bersikap manipulatif serta penuh dengan daya pikat. Hal ini ditunjang oleh kemampuan mereka dalam menemukan titik lemah dalam kepribadian korbannya, yang dengannya mereka dapat memanipulasi korbannya agar dapat diperlakukan sesuai dengan kehendak mereka. Mereka tidak memiliki empati, buta secara emosi dan hanya mengandalkan pikiran murni. Mereka cacat secara moral, cacat karena tidak memiliki mata hati dan kepekaan dalam emosi.

      Dalam hal emosi seorang psikopat diibaratkan seperti manusia yang buta warna sedang mengendarai mobil dijalan dan kemudian bertemu dengan lampu merah, mungkin ia mampu mengetahui dimana letak lampu hijau, kuning atau merah walaupun ia tidak mengetahui apa warnanya. Letak lampu untuk mewakili pikiran dan warna lampu mewakili emosi, dengan kata lain mereka adalah pribadi yang tidak mampu merasakan penderitaan orang lain yang menjadi korbannya. Mereka tidak bisa mencerna nada emosi dalam suatu pembicaraan, sehingga setiap kata apa yang mereka dengar selalu serupa dengan artian kamus yang dangkal.

      Seseorang psikopat cenderung sangat sulit untuk bisa disembuhkan bahkan beberapa ahli mengatakan bahwa hal itu adalah mustahil untuk bisa dilakukan. Walaupun ada yang pernah memberikan terapi kelompok dalam menyelesaikan masalah ini, ternyata hal tersebut dapat dikatakan sia-sia, bahkan membuat mereka menjadi semakin berbahaya dikarenakan mereka mempelajari trik-trik baru dalam bersosial melalui terapi kelompok yang diberikan.

      Yang menjadi kekuatan psikopat terhadap korbannya adalah dengan memanfaatkan kelemahan-kelemahan, entah itu rasa percaya diri, harga diri, dan juga kelemahan-kelemahan lain yang terdapat dalam diri korban, mereka memanfaatkannya untuk dapat mengendalikan korban secara fisik dan mental, sehingga korban merasa hancur dan putus asa dalam menjalani kehidupannya tanpa disadari.

      Cara yang terbaik untuk mensikapi hal ini adalah dengan pengenalan diri yang baik pada diri calon korban, ketika seseorang mengetahui apa saja titik lemah yang ada dalam kepribadiannya maka ia dapat mewaspadai setiap usaha psikopat untuk mengambil keuntungan darinya. Mungkin mereka datang dengan berbagai macam cara yang telah mereka manipulasi dan palsukan, namun jika seseorang lebih mengenal siapa dirinya dan ditunjang dengan kekuatan mental yang baik  maka para psikopat tidak memiliki kesempatan untuk melakukan kejahatan terhadap sang calon korban
       
      Sumber:

      http://ruangpsikologi.com/sekilas-tentang-psikopat
      Continue >>>

      . . taMu-taMu . .

      free counters
       

      ....iMAji MeW..... ♣ ♣ ♣ Mamanunes Templates ♣ ♣ ♣ Inspiração: Templates Ipietoon
      Ilustração: Gatinhos - tubes by Jazzel (Site desativado)